XENTALA

  • Creative Commons License
  • Categories

  • July 2009
    M T W T F S S
    « Jun   Aug »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031  
  • Blog Stats

    • 116,888 hits

Anies Baswedan

Posted by xentala on July 23, 2009

Siapa dia?, Bisa lakukan apa anak muda ini untuk Indonesiaku ?

aniesDuch panas neh kepala seharian penuh ngutak-ngutik penulisan ilmiah buat syarat jadi sarjana muda (tetep thinking “masa depan ada di tangan gw, siapa yang mo nolong gw selain gw sendiri,  gak mau lah kalo cuma jadi sampah yang nyusahin orang tua, teman-teman bangsa dan negara ^_^”), mending ngerokok dulu dhe sambil nonton tv…hehehe(anak muda biasa), lagi asyik ngerokok sambil ganti-ganti channel tv tiba-tiba ngelihat tampangnya anies baswedan di tv, makin penasaran aja gw sama orang yang satu ini, dia bicara lugas banget tentang fenomena politik yang lagi ngetren di bangsa ini, gw gausah sebutin taulah gimana tuh politik di negeri ini, bisa gw analogikan politik di negeri ini seperti kita lagi main permainan monopoli. lo pikir sendiri gimana itu!!!(kasiyan bgt lo yang gak pernah main monopoli)



Dengan perkataanya yang lugas seolah dia tau bener apa yang kurang dan harus dirubah buat bangsa ini. rektor paramadina ini tenyata termasuk 100 tokoh intelektual muda (source : http://www.gp-ansor.org/berita/anies-baswedan-masuk-top-100-intelektual-dunia.html). Salute lah punya orang kaya dia, gx jadi penjajah lagi walaupun sukses di amerika, doi pulang ke indonesia setelah otak doi penuh sama pemikiran-pemikiran tentang sistem yang fundamentalis dan gaya liberal yang pro rakyat, teringat sama barrack obama sejenak gw, yang katanya paling tau bgt gmna dan apa yang seharusnya pemimpin itu lakukan buat negaranya(buktinya blom keliyatan tapi). eits balik lagi la ke wacana!, Anies Baswedan ???, neh gw kasih tau profil nya…

Anis Baswedan

Lahir : Kuningan, 7 Mei 1969
Istri : Fery Farhati Ganis
Anak :
” Mutiara Annisa
” Mikail Azizi
” Kaisar Hakam

Pendidikan :
1. Program Doktoral di Department of Political Science, Illinois, USA
2. Program Master di School of Public Policy di University of Maryland, USA
3. Program Sarjana di Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta
4. Asian Studies, Sophia University, Tokyo, Japan (1993)

Karya Ilmiah :
1. Political Islam In Indonesia: Present and Future Trajectory, diterbitkan University of California di Berkeley pada November 2004
2. Menulis berbagai artikel opini di media massa di Indonesia.

Penghargaan :
1. The 2004 Gerald Maryanov Fellow, Northern Illinois University
2. ICF Scholarship, New York (1999-2003)
3. William P Cole III Fellowship (1998)
4. Fulbright Scholarship (1997-1998)
5. Asean Student Award Program (1998)
6. JAL Scholarship (1993)

Kerja :
1. Direktur penelitian di The Indonesian Institute (2005 sampai sekarang)
2. Peneliti utama di The Indonesia Survey Institute (LSI) pada 2005 hingga sekarang
3. Penasihat bidang desentralisasi dan otonomi daerah pada Partnership for Governance Reform, Jakarta (2006 sekarang)

Aktivitas Sosial
1. Pengurus Yayasan Paramadina, Jakarta
2. Pengurus Yayasan Rahmatan Lilalamin, Jakarta
3. Ketua Umum Senat Mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta (1992-1993)

Keren yah kalo soal otak, di saat gw lagi ngerokok di umur segini dia udah jadi senat di UGM dan sekarang berada di peringkat 20 dari 100 tokoh intelektual dunia. Damn. Denger-denger neh orang dalah salah satu calon kuat buat pemilihan presiden 2014-2019, Hahaha,, gila pasti ada yang pro kontra klo dia di calonin jadi presiden, Gw sebagai seorang pemuda Indonesia intinya mau negara ini bangkit, bangkit oleh seluruh tangan rakyat indonesia,, tua dan berpengalaman bukan jaminan selama dia gx punya figur pemimpin sebenarnya(Pemberani, Arif, bijaksana, bersih dan jujur) Apa nih bapak punya sifat yang kaya gini???,,who know..,,,By the way Gw lumayan suka sama nih orang kalo lagi ngomong, gak pernah gw perhatiin dia ngomong eh,, eh.., jarang gw liyat politisi2(pak anies masih calon) kaya consultan gitu(kecuali SBY), Itu salah satu bukti kalo dia cukup tau materi yang lagi dia bawain. Neh salah satu omonganya menanggapi sebuah pertanyaan, dia ngejawabnya gx pake uh ah,,ehh,,ehhh.

Apa prinsip mendasar yang harus dipegang dalam UU Politik supaya tidak condong pada kekuatan politik tertentu?

Karakter dasar undang-undang itu harus bisa mengover seluruh aspek kepentingan, baik pribadi maupun kelompok. Selain itu, UU Politik harus bisa menaklukkan pelaku politik, baik politisi maupun kendaraan politiknya (partai, Red). Dengan begitu, dalam setiap upaya mengejar kepentingan pribadi dan kelompoknya, sepak terjang para politisi itu tetap bisa menguntungkan kepentingan publik atau rakyat sebagai konstituennya.

Anda berbicara konsep menaklukkan, bagaimana penjelasan “menaklukkan” itu?

Artinya, aturan itu tidak memberikan celah kepada politisi untuk berbuat semaunya, tanpa mengindahkan kepentingan konstituen. Sistem kerja para politisi tersebut harus dirumuskan dalam aturan supaya setiap langkah (sepragmatis apa pun, Red) tetap menguntungkan rakyat.

Bisa diperjelas lengkap dengan contohnya?

Dalam sistem politik representasi yang bebas seperti sekarang ini, dalam dua tahun pertama para wakil rakyat bisa dengan mudah melupakan janji-janjinya kepada publik tanpa ada kontrol dan tagihan janji dari masyarakat yang diwakilinya. Di sinilah, perlu diatur mekanisme evaluasi di tengah periode kerja. Misalnya, dalam satu tahun pertama, seorang wakil rakyat harus bisa turun ke tingkat bawah dua belas kali. Dia juga harus mengadakan dengar pendapat dan menulis tentang daerahnya dua belas kali. Penerapan patokan-patokan yang jelas semacam itu akan sangat berpengaruh terhadap perubahan perilaku dan akuntabilitas politik sistem representasi kita.

Keputusan politik di DPR sering menimbulkan pro-kontra. Apa sebenarnya yang terjadi menurut Anda?

Tentu ada, penggunaan sistem pengambilan keputusan melalui voting di parlemen secara tertutup merupakan bagian dari kesalahan fatal. Ini lembaga representasi. Kalau saya mewakili diri sendiri, kerahasiaan saya harus dijamin. Tapi, kalau saya mewakili seribu orang, lalu saya merahasiakan sikap dan keputusan politik saya, itu tidak benar. Bagaimana kita bisa mempertanggungjawabkan? Ini bagian dari fakta kekeliruan kita secara fundamental dalam memahami konsep representasi dan konsep konfidensialitas atau kerahasiaan. Jadi, mekanisme pengambilan keputusan secara tertutup di tingkat parlemen itu haram hukumnya. Mereka tidak punya hak untuk merahasiakan karena itu hak representasi. Ke depan, konsep tersebut harus dipertegas di RUU Paket Politik.

Bagaimana menekan aspek pragmatisme sempit yang menyebabkan karakter politik kita menjadi korup?

Kita harus mengatur tentang masalah integrasi antara pasar dan politik. Saat ini, sistem politik Indonesia telah mengalami liberalisasi yang amat pesat. Indikasinya, jumlah partai banyak sekali. Lalu pendanaan partai tidak teregulasi secara jelas. Ke depan, UU Paket Politik harus bisa menempatkan uang (financing) dalam ruang politik secara proporsional. Caranya, kita bisa memberikan insentif atau kompensasi yang jelas dan transparan kepada lembaga atau person yang memberikan dana pada partai politik. Kompensasi itu bisa berupa potongan pajak atau keringanan lain yang secara nyata sudah diatur dalam undang-undang.

Anda sudah melihat efektivitas audit dana partai?

Belum. Selama ini, undang-undang kita hanya mengatur aspek pendapatan partai, tidak menjangkau wilayah pengeluaran parpol. Aturan sekarang ini tidak memiliki prinsip untuk menaklukkan para pelaku politik. Sebab, aturan sekarang sangat mudah untuk disiasati para investor politik. Misalnya, jika sumbangan dari orang atau perusahaan dibatasi, mereka tetap bisa menyiasati aturan itu dengan mencairkan dana sumbangan bagi parpol secara gradual dengan menggunakan tangan atau pihak yang berbeda-beda. Tata cara semacam itu tetap memberikan ruang besar bagi para penyumbang untuk memengaruhi arah agenda politik kepartaian. Jadi, selama ini kita hanya memegang aturan etalase yang abstrak.

Lalu bagaimana caranya?

Kita jangan mengatur sisi pendapatan partai saja. Karena selain mengauditnya susah, manipulasinya gampang. Misalnya dalam berpolitik, momentum paling mahal adalah saat kampanye. Kampanye harus diaudit dalam sisi pengeluarannya juga. Misalnya, dengan menetapkan batasan biaya maksimal bagi seseorang untuk memperebutkan jabatan politik tertentu. Ambil contoh untuk menjadi bupati, biaya maksimal kampanye dibatasi Rp 5 miliar. Dengan begitu, peluang kubu yang kaya raya tidak jauh berbeda dengan peluang pihak lain yang memiliki kekuatan finansial biasa-biasa saja. Itu bisa menekan otoritas kekuatan uang dalam politik. Kalau tidak ada regulasi seperti itu, selamanya arus politik akan ditentukan pemilik uang.

Padahal, “si kaya bukan penentu republik ini”. Prinsip aturan itu bisa masuk ke dalam pasal-pasal turunan di beberapa undang-undang bidang politik. (Ahmad Khoirul Umam)

Lo analisa sendiri dhe jawaban-jawabanya di atas buat narik kesimpulan gimana sih seorang Baswedan itu.

And then bisa lakukan apa dia buat Indonesia?. Kita liyat aja perkembangannya.

_

_

By the way sorry xentaler klo gw posting tentang hal kayak gini di blog kita,,,Buat nambah pengetahuan aja, soalnya dia salah satu anak muda yang bisa jadi motivasi buat kita…

Xentala,

Best Regard




<<Back

3 Responses to “Anies Baswedan”

  1. awal said

    Sip…
    sepikat….
    saya juga ngefans beliau..

  2. Anonymous said

    cheap jerseys wholesale.On jerseysebuy you can find the Authentic NFL jerseys,NBA jerseys,MLB jerseys,NHL jerseys,NFL Caps and more:Discount jerseys

  3. nealadean said

    purchase at my estore for promotion code

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: